Senin, 30 Juli 2012

BULAN PENGAMPUNAN


Bulan romadlon, sudah cukup keagunganya hanya dengan Al Qur’an diturunkan didalamnya,namun dia bulan istimewa, dimana 10 hari pertama penuh dengan rahmat, 10 hari kedua pengampunan ditebar seluas luasnya, dan pada bagian terakhir bulan ini ,sertifikat anti neraka akan dibagikan,tentunya bagi siapa saja yang lulus menjalankan ujian didalamnya.
Hari ini bagian pertama bulan romadlon hampir habis, kita semua sampai pada hari ke 9,artinya sehari lagi kita akan masuk pada hari hari dimana pengampunan diobral, bigsale digelar dengan discon yang tak terhingga, tentunya lagi bagi yang menginginkanya. Menginginkan pengampunan dalam bahasa arab disebut istighfar, dan itu diungkapkan dengan mengucapkan kata استغفرالله   yang artinya “ ya Allah saya minta pengampunan” yang timbul dari hati seseorang yang merasa banyak dosa, dan saya yakin dalam aktifitas sehari hari kita semua tak satupun yang lepas dari dosa, baik yang kita sengaja awalnya atau kita tiba tiba terperangkap didalamnya,baik yang kita sadari atau dosa yang kita anggap sebuah kebaikan.
Meminta pengampunan adalah bagian dari ibadah, minta pengampunan adalah pengakuan bahwa kita lemah, sering kalah dengan nafsu angkara, sedangkan Allah adalah dzat yang maha kuasa, maha mengetahui segala apa yang kita lakukan, mengetahui setiap hal yang dilanggar dalam tiap detik waktu yang terus berjalan, dia juga menjanjikan adzab yang pedih bagi mereka yang bersi keras tetap melakukanya, tetapi juga maha pengampun bagi siapa saja yang mau mengakui dan kembali pada jalan yang diridloi dan ini adalah intisari daripada ibadah kepadaNya.
Allah SWTmenjanjikan imbalan yang sangat menggiurkan bagi orang orang beriman yang banyak membaca istighfar, bukan hanya pahala akhirat yang akan dinikmati setelah manusia kembali kahadirat ilahi, namun kenikmatan duniawi yang bermacam macam juga dijanjikan, dalam surat Nuh ayat 11 Allah SWT berfirman :
فقلت استغفروا ربكم إنه كان غفارا, يرسل السماء عليكم مدرارا, ويمددكم بأموال وبنين ويجعل لكم جنات ويجعل لكم أنهارا
(dan telah kukatakan selalu mintalah kalian semua pengampunan pada Tuhan sekalian, sesungguhnya Dia dzat yang maha pengampun, maka Dia akan mengutus pada kalian hujan yang lebat, memberikan pada kalian rizki serta anak yang banyak dan akan menghadiahkan pada kalian taman-taman dan sungai sungai -yang indah dan bermanfaat-).
Dari ayat diatas kita bisa mendengar dan kemudian mengetahui bahwa Allah SWT menjanjikan beberapa hal yang berupa kenikmatan duniawi bagi mustaghfirin, hal hal tersebut adalah :
a.       Hujan yang banyak. Mungkin diantara kita beranggapan ini hal yang sederhana, itu wajar terjadi karena kita tinggal di negara yang airnya berlimpah, namun tidak hal nya mereka, orang arab yang ketika itu Al Qur’an diturunkan dinegaranya. Hujan  adalah simbol rahmat Tuhan bagi mereka, karena dia bisa menyuburkan tumbuhan yang menjadi sumber makan mereka dan ternak ternaknya, tampa air segalanya tidak bisa berjalan. Tapi kalau kita renungkan, mungkin yang dimaksud disini hujan adalah kesuburan tanah.
b.      Harta yang banyak. Permasalahan yang banyak menimpa masyarakat kita sekarang ini adalah kendala perekonomian, namun sayang mayoritas diantara kita sepenuhnya terfokus pada sebab yang berupa pekerjaan atau sejenisnya dan melupakan musabbib yang merupakan sumbernya yaitu Allah SWT, sehingga ketika pekerjaan tertunda kesuksesanya kita menjadi binggung bahkan tidak sedikit yang mengalami depresi karenanya, padahal Allah SWT yang menjadi pemberi rizki dan kekayaan telah memberikan janji ini, andai kita mau melakukanya dan yakin, pasti rizki akan datang darimanapun jalanya, walaupun usaha yang kita tempuh tertunda keberhasilanya.
c.       Karunia anak.anak adalah anugrah yang tak terhingga, banyak yang tidak menyadarinya, bahkan menyia nyiakan dengan membuangnya disampah, atau menterlantarkanya dengan tidak memperhatikan pendidikanya, akhlaknya dan yang paling utama agamanya, padahal beribu orang disekitar kita menanti berpuluh tahun kelahiran jabangbayi dari rahimnya, berbagai upaya dilakukan, berbagaimacam obat di hadirkan tentunya dengan biaya yang tak terhingga besarnya, itupun banyak yang pulang dengan tangan hampa, hidup hanya berdua sampai usia senja, penuh kehampaan, penderitaanpun bertambah ketika salah satu dari mereka meninggal dunia.
Poin c dan b dalam ayat diatas diungkapkan dengan kata يمددكم artinya menjadikanya bala bantuan untuk  melakukan aktifitas dunyawi dan ukhrowi, dengan kata lain, banyaknya rizki dan anak yang diberikan pada orang mu’min yang memperbanyak istighfar tidak akan menjadikan dia terjerumus pada hal hal yang tidak diinginkan seperti halnya yang dialami banyak orang sekarang ini.
d.      Kesuburan tanah sekitar yang bisa menjadikan manusia yang tinggal disekitarnya lebih mudah dalam mencari sumber keperluan hidup sehari hari.
Dalam proses mencari pengampunan di sepuluh hari pertengahan bulan romadlon, selain dengan ber istghfar, kita juga dianjurkan untuk memberlakukan sifat al afwu, dalam surat Al Nur ayat 22 Allah berfirman :
واليعفواواليصفحوا, ألا تحبون أن يغفر الله لكم
“ dan hendaklah mereka mema’afkan dan berlapang dada, apakah kamu tidak ingin bahwa Allah mengampunimu”
Al afwu bukan sekedar memaafkan orang yang datang kepada mengakui kesalahanya, tetapi lebih luas lagi yaitu melapangkan dada buat siapa  saja, bahkan orang yang memusuhi kita atau orang yang sedang mendlolimi kita, atau dengan ungkapan lain,membalas orang yang sedang berbuat jahat kepada kita dengan melekukan kebaikan untuknya, memang ini sulit tapi Allah menjanjikan orang yang bisa melakukanya dengan memberikan pengampunan baginya. Selamat mencoba, semoga berhasil.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

nama :
komentar :